Bima, SinarNTB.com – Jasa Raharja Cabang Bima terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Bima. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLLAJ) yang dihadiri oleh Satuan Lalu Lintas Polres Bima dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bima.
Forum ini menjadi wadah koordinasi untuk mengevaluasi kondisi keselamatan lalu lintas sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis guna menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Jasa Raharja Cabang Bima memaparkan data kecelakaan lalu lintas beserta pembayaran santunan kepada korban kecelakaan selama periode Mei 2026. Berdasarkan hasil evaluasi, angka kecelakaan mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Sejalan dengan itu, nilai pembayaran santunan juga meningkat akibat masih tingginya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius seluruh peserta forum. Oleh karena itu, seluruh instansi yang tergabung dalam FKLLAJ sepakat memperkuat langkah-langkah pencegahan melalui pendekatan edukatif, preventif, serta penegakan hukum yang dilakukan secara terpadu.
Salah satu langkah yang disepakati adalah meningkatkan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok pengguna jalan yang memiliki tingkat risiko tinggi seperti pengendara sepeda motor, pelajar, dan pengemudi angkutan umum. Edukasi akan difokuskan pada pentingnya penggunaan helm berstandar nasional, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta peningkatan kesadaran untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
Selain itu, forum juga mendorong optimalisasi kegiatan rawan pagi dan rawan sore pada titik-titik yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas tinggi. Langkah ini diharapkan mampu memperlancar arus kendaraan, memberikan rasa aman kepada pengguna jalan, sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan pada jam-jam sibuk.
Aspek sarana dan prasarana keselamatan jalan turut menjadi fokus pembahasan. Para peserta forum sepakat mengoptimalkan fungsi fasilitas pendukung seperti traffic light, rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, serta penerangan jalan umum (PJU) pada lokasi-lokasi yang dinilai rawan kecelakaan. Perbaikan dan pemeliharaan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, Forum FKLLAJ juga menyepakati pelaksanaan operasi gabungan yang melibatkan Satlantas Polres Bima, Dinas Perhubungan Kabupaten Bima, dan Jasa Raharja Cabang Bima. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus memperkuat pengawasan terhadap kendaraan yang belum memenuhi persyaratan administrasi maupun standar keselamatan.
Melalui sinergi yang semakin kuat antarinstansi, Jasa Raharja Cabang Bima berharap berbagai program yang telah disepakati dapat memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka kecelakaan dan fatalitas korban di Kabupaten Bima.
Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas demi terciptanya jalan raya yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi semua pengguna jalan.
Red
