Jakarta, Sinar NTB – PT Jasa Raharja dan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menjajaki peluang kerja sama strategis dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kepatuhan berlalu lintas di kalangan pekerja. Langkah tersebut dibahas dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, Senin (16/6/2026).
Audiensi dipimpin langsung oleh Direktur Operasional PT Jasa Raharja, Ariyandi, dan diterima oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Perusahaan Jasa Raharja Dodi Apriansyah, Kepala Divisi Pelayanan Hervanka Tri Dianto, serta Kepala Divisi Asuransi Jahja Joel Lami.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyoroti pentingnya membangun budaya keselamatan yang tidak hanya diterapkan di lingkungan kerja, tetapi juga dalam aktivitas perjalanan para pekerja. Tingginya mobilitas tenaga kerja dinilai perlu diimbangi dengan peningkatan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas guna menekan risiko kecelakaan di jalan raya.
Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi menegaskan bahwa keselamatan perjalanan pekerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perlindungan tenaga kerja secara menyeluruh. Menurutnya, perjalanan menuju dan pulang dari tempat kerja merupakan aktivitas yang memiliki risiko sehingga perlu mendapatkan perhatian bersama.
“Keselamatan dalam perjalanan menuju dan dari tempat kerja perlu menjadi perhatian bersama. Kami melihat adanya peluang kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk memperkuat edukasi dan kampanye keselamatan berlalu lintas di kalangan pekerja,” ujar Ariyandi.
Sementara itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor menyambut baik inisiatif yang diusung Jasa Raharja. Ia menilai perlindungan pekerja harus dipandang secara komprehensif, termasuk keselamatan selama perjalanan yang dilakukan setiap hari.
“Keselamatan pekerja tidak hanya berbicara tentang kondisi di tempat kerja, tetapi juga selama perjalanan. Karena itu, upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas menjadi bagian penting dalam perlindungan pekerja,” kata Afriansyah.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara Jasa Raharja dan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengembangan program edukasi serta sosialisasi keselamatan berlalu lintas yang menyasar pekerja di berbagai sektor. Melalui sinergi ini, kedua pihak berharap dapat mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman, meningkatkan keselamatan mobilitas pekerja, sekaligus mendukung upaya nasional dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat budaya keselamatan di Indonesia, sehingga perlindungan terhadap pekerja dapat diwujudkan secara lebih menyeluruh, baik di tempat kerja maupun selama perjalanan.Rilisan ini telah disesuaikan dengan gaya pemberitaan media daerah seperti Sinar NTB, dengan format berita yang ringkas, informatif, dan mudah dipublikasikan.
Red

