Notification

×

Iklan

Iklan

Ikmal Mataram Gelar Dialog: Arah Bima Kedepan, Ambalawi Berjemajuan

Sabtu, 08 Juli 2023 | Juli 08, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-07-08T11:27:18Z


Kabupaten Bima, sinarntb.com - Ikatan Mahasiswa Ambalawi Mataram mengadakan Dialog Publik bertajuk Hari jadi Bima yang Ke-383 dengan tema “Arah Ambalawi ke depan: Ambalawi berkemajuan,” Pada Jumat (07/07/2023).

Narasumer kegiatan tersebut dihadiri oleh Bapak Abdul Muis,S.Sos Selaku Camat Ambalawi, Kapolsek Ambalawi Dediansyah S.E, Anggota DPRD Dapil IV Wera-Ambalwi Ma'rif Takwa, M.Tahir Irhas, S.Ag.,M.Pd. Serta dihadiri oleh Bapak Abdul Haris.

“Kegiatan ini kami adakan sebagai bentuk untuk memberikan solusi dan tawaran terhadap pemerintah baik itu ide, gagasan dan pikiran untuk membangun Ambalawi kedepan dan jangan sampai gagasan kita hanya stagnan di forum ini saja melainkan ada tindak lanjut,” tutur Wakil Ketua Ikmal Mataram, Ramzi dalam sambutanya.

Camat Ambalawi, Abdul Muis,S.Sos menguraikan terkait pemberdayaan SDA dan SDM yang ada di ambalawi.

"Dalam pemberdayaan SDM kita membutuhkan inovasi, produktivitas dari pemuda dan strategi-strategi yang tepat untuk kemudian bisa meningkatkan kualitas SDM Yang ada di Ambalawi,” jelasnya.

Kata dia, wilyah kita ini mempunyai potensi besar, lebih-lebih di sektor wisata. Contohnya, di Spui, Oi Fanda, jika ditata kelola yang baik dan keamanan dijamin saya yakin wisatawan akan datang ke Ambalawi.

Kapolsek Ambalawi, Dediansyah,S.E dalam kesempatannya menyampaikan tentang hadirnya Kapolsek untuk menjamin dan memberikan kenyamanan terhadap masyarakat Ambalawi.

“Kita berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan keamanan dan kenyamanan untuk masyarakat Ambalawi, setiap hari kita tetap melakukan patroli malam dan mengkomunikasikan daerah-daerah yang rawan konflik,” ujarnya.

Ia juga mengaitkan dengan maraknya pemakaian obat-obatan terlarang dan minuman keras terlebih lagi narkoba marak terjadi di Ambalawi.

“Dalam beberapa bulan terakhir kami telah menangkap beberapa pengedar narkoba yang meresahkan masyarakat dan terlebih lagi aksi pencurian yang sering terjadi,” bebernya.

Ia menjelaskan, kita harus berantas narkoba ini sampai ke akar-akarnya, karena saya, sebelum jadi Kapolsek saya bertugas di Sat Narkoba Polres Bima jadi saya tau betul maraknya pengedaran narkoba di Ambalawi.

M. Tahir Irhas, S.Ag., M.Pd. selaku Akademisi dan Tenaga Ahli Bupati dalam kesempatannya menguraikan kendala pembagunan yang terjadi di lapangan dalam kenyataannya.

“Kendala pembangunan ini terjadi karena SDM yang kurang kalau SDM nya bagus maka mau bangun apapun aka mewah,” terangnya.

Ia menegaskan, untuk lebih membangun SDM yang baik untuk kemajuan daerah karena SDM yang baik tata kelolanya juga akan baik.

Sementara itu, Anggota DPRD Dapil IV Wera-Ambalawi, Ma'rif Takwa dalam penyampaiannya terhadap terhadap pemberdayaan infrastruktur.

“Di Ambalawi, kita mempunyai pemuda-pemuda yang berbakat dalam bidang olahraga tapi sarana dan prasarana penunjangnya kurang,” jelasnya.

Menurutnya, jika ada sarana dan prasarana yang memadai pemuda di Ambalawi mampu bersaing baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

”Kemarin saya menghadiri pertemuan dengan pemuda yang ada di desa tolowata untuk membahas terkait dengan lapangan bola, saya akan memperjuangkan itu,” ujarnya.

Abdul Haris.S.Pt dalam kesempatannya menyampaikan beberapa persoalan Ambalawi.

”Mulai dimekarkan dengan Kecematan Wera, pada tahun 2000 Ambalawi sudah mencapai umur yang dewasa, ibaratkan sebuah bunga dia sudah mekar. Dengan beberapa problem yang disampaikan beberapa pemateri tadi mari kita sama-sama memperbaiki Ambalawi kedepannya supaya lebih baik lagi,” tegasnya.

Kemudian harapanya jangan sampai gagasan-gagasan yang dihasilkan ini hanya sampai disini saja melainkan ada tindakan selanjutnya.

Selanjutnya, pada sesi tanya jawab banyak peserta mengajukan pertanyaan yang menarik, pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh para peserta sangat tajam dan mendalam tentang masalah di Ambalai.

Selain itu, dari beberapa peserta menyampaikan secara emosional tentang kondisi Ambalawi mulai dari persoalan mudanya masuk narkoba dan obat-obatan terlarang, kurangnya dukungan dari pemerintah terhadap pemberdayaan SDM dan pemberdayaan infrastruktur publik contohnya pasar yang kurang diperhatikan.

“Yang salah ini DPRD setiap ada anggaran aspirasi selalu menggunakannya dengan membuka jalan tani baru sehingga marak terjadi eksploitasi hutan yang berlebihan memang tidak ada program yang lebih baik lagi,” ungkap Sumadin, S.Pd.

“Camat juga seharusnya monitoring kinerja dari kepala desa,setiap ada undangan camat diwakilkan terus bagaimana kita mau membangun, kepala desanya aja sepertinya tidak mengabaikan undangan yang hadir ini sajakan tidak ada kepala desa,” tegasnya.(*)

Penulis : Muhtar
Editor : Ahmadiansyah
×
Berita Terbaru Update